Al Fida : Mencetak Trainer-Trainer Pembelajaran Inovatif

Al Fida Bengkulu, (14/08), bertempat di hotel Mercure, Yayasan AL Fida melaksanakan agenda Pelatihan, hal yang menarik dalam pelatihan kali ini adalah peserta pelatihan dari kepala-kepala sekolah dan waka kurikulum. Pelatihan kali ini dirasa memiliki tunjuan dan arti penting kenapa di laksanakan di undang pesertanya adalah kepala-kepala sekolah dari semua unit Pendidikan Al Fida Bengkulu.

Pelatihan-pelatihan ini dilaksanakan juga dalam rangka bagaimana kita bisa mengimplemenstasikan pembelajaran-pembelajaran inovatif, sengaja kita mengundang kepala-kepala sekolah dan waka Kurikulum di setiap Unit Pendidikan Al Fida Bengkulu, agar bisa fokus.

Pelatihan ini juga di latarbelangi sebagai hal salah satu nya sebuah tindak lanjut refleksi agenda-agenda Peningkatan Mutu Pembelajaran yang sudah pernah dilakukan, terang Ustad Sutrisno M.TPd dalam pembukan Pelatihan Guru untuk menjadi Trainer (ToT).

Kalau kita lihat dari perjalanan pelatiha-pelatihan sering kita lakukan, kita cenderung belum maksimal dikarenakan tidak diiringi dengan tindak lanjut atau pendampingan, terang Ustad Sutrisno,

sehingga kita menganggap bahwa guru-guru kita dapat menguasai dan memahami konten-konten materi pelatihan yang di berikan.

saat dilapangan atau implementasi terdapat point-point yang belum dikuasi seluruhnya, karena hakekatnya ilmu apapun itu tidak bisa instan, butuh proses, bahkan seorang yang dikatakan mahir (bersertifikasi) menurut BNSP, mesti di review ulang ilmu dan peamhamanya setiap tahun, maksimal 2 tahun, jelasnya. Oleh karena itu kita sengaja mengundang kepala-kepala sekolah di unit Yayasan Al Fida pada hari ini, karena kita ingin merealisasikan dan Implementasikan DeppLearning ADLX TERPADU, Terang Ustad Sutrisno

Bagaimana kita dapat mempersiapkan diri menjadi trainer dan kita mewujudkan menjadi budaya belajar (Semangat berbgai dan berkolaborasi).

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email