Pada penghujung tahun 2025, Yayasan Al Fida mengajak seluruh elemen yayasan untuk melakukan muhasabah akhir tahun sebagai refleksi diri dan refleksi kelembagaan. Ajakan ini bukanlah kegiatan seremonial atau agenda formal semata, melainkan panggilan hati nurani agar setiap insan di lingkungan Al Fida baik pimpinan, pendidik, tenaga kependidikan, hingga seluruh unsur pendukung berani menengok ke dalam diri, menata kembali niat, mengulang langkah, dan memperbarui komitmen pengabdian.
Pergantian tahun adalah pengingat yang sunyi namun kuat bahwa waktu terus berjalan tanpa pernah menunggu. Setiap hari yang berlalu adalah bagian dari usia yang berkurang dan amanah yang terus bertambah. Sebagai insan pendidikan dan pelayan umat, tanggung jawab tidak hanya diukur dari capaian administratif atau keberhasilan lahiriah, tetapi juga dari keikhlasan niat, kualitas amal, dan kebermanfaatan yang ditinggalkan. Oleh karena itu, muhasabah menjadi ruang penting untuk berhenti sejenak, melihat ke belakang dengan jujur, dan melangkah ke depan dengan lebih arif.
Nasihat Sayyidina Umar bin Khattab ra menjadi pengingat yang sangat relevan di tengah kesibukan zaman: bahwa hidup bukan sekadar berjalan mengikuti waktu, tetapi akan dimintai pertanggungjawaban atas setiap niat, ucapan, dan perbuatan.
Melalui refleksi akhir tahun ini, keluarga besar Yayasan Al Fida diajak bertanya dengan tulus: sejauh mana layanan pendidikan telah diberikan dengan sepenuh hati, sejauh mana nilai-nilai Islam benar-benar hidup dalam keseharian lembaga, dan sejauh mana dakwah berbasis pendidikan telah menyentuh, membimbing, serta memberi dampak nyata bagi peserta didik, orang tua, dan masyarakat luas. Muhasabah bukan untuk mencari kesalahan semata, tetapi untuk menemukan ruang perbaikan dan peluang tumbuh bersama.
Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan kualitas dan keteguhan nilai. Dengan semangat muhasabah, Yayasan Al Fida meneguhkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat tata kelola yang amanah dan profesional, serta menebarkan dakwah Islam yang menyejukkan, mencerahkan, dan relevan dengan tantangan zaman. Dakwah melalui pendidikan diyakini bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga tentang pembentukan akhlak, keteladanan, dan keikhlasan dalam mengabdi.
Semoga muhasabah di akhir tahun ini, meski sederhana dan dilakukan secara pribadi maupun kolektif, menjadi titik awal perubahan yang bermakna. Perubahan menuju Yayasan Al Fida yang semakin baik dalam melayani, semakin kokoh dalam nilai-nilai Islam, dan semakin luas dalam menebarkan manfaat sebagai bagian dari ikhtiar membangun peradaban melalui pendidikan Islam.




